/Sejarah

Sejarah

 

SMA Negeri 1 Kota Mungkid berlokasi di wilayah kabupaten Magelang, tepatnya di Jalan Mayor Unus Kota Mungkid, Desa Deyangan, Kecamatan Mertoyudan, kabupaten Magelang. Latar belakang berdirinya SMA Negeri 1 Kota Mungkid adalah adalah didorong oleh  berpindahnya Ibu Kota Kabupaten Magelang dari tempat lama yang berdomosili berdekatan dengan wilayah sentral Kota Magelang menuju ke suatu wilayah di kabubaten Magelang yang sekarang bernama Kota Mungkid. Sebagai ibu kota kabupaten, Kota Mungkid  baru terdapat lembaga pendidikan jenjang TK, SD, dan SMP sehingga tidak lengkaplah domisili ibu kota kabupaten tanpa keberadaan lembaga pendidikan jenjang SMA. Berdasarkan latar belakang inilah terinspirasi didirikannya SMA Negeri yang berlokasi di wilayah Kota Mungkid dan karenanya di beri nama SMA Negeri 1 Kota Mungkid sebagai sekolah baru.

SMA Negeri 1 Kota Mungkid didirikan pada tanggal 18 Juli 1983 dan belum memilki gedung sendiri, sehingga proses belajar mengajar untuk sementara menggunakan gedung SMP Negeri 1 Kota Mungkid yang sekarang ini menjadi tetangga sekolah terdekat sambil menunggu selesainya pembangunan unit gedung baru ( UGB ) SMA Negeri 1 Kota Mungkid. UGB SMA Negeri 1 Kota Mungkid selesai dibangun untuk tahap pertama pada bulan Desember 1983, sehingga proses belajar mengajar di SMP Negeri 1 Kota Mungkid hanya berlangsung selama satu semester. UGB SMA Negeri 1 Kota Mungkid di resmikan sebagai gedung baru SMA Negeri 1 Kota Mungkid diresmikan penggunaanya oleh menteri pendidikan dan kebudayaan yaitu Prof. Dr. Nugroho Notosusanto pada tanggal 15 Desember 1983. Dengan diresmiikannya UGB SMA Negeri 1 Kota Mungkid maka seluruh proses belajar mengajar berpindah dari SMP Negeri 1 Kota Mungkid ke UGB SMA Negeri 1 Kota Mungkid.

Pada saat pendiriannya tahun pelajaran 1983/1984 SMA Negeri 1 Kota Mungkid menerima siswa tiga kelas yang terdiri dari 120 siswa dengan empat guru tetap yang dibantu oleh beberapa guru yang diperbantukan dari SMA Negeri 1 Magelang. Kepala sekolah definitif pada saat pendirian belum ada sehingga yang bertindak sebagai pejabat kepala sekolah adalah Bapak Drs. Wahono yang menjabat sebagai kepala SMA Negeri 1 Magelang. Seiring dengan selesainya UGB SMA Negeri 1 Kota Mungkid maka berdatanglah tiga guru baru sehingga staf pengajar menjadi tujuh orang. Demikian juga akhirnya SK Kepala sekolah definitif tiba dan dengan demilkian UGB baru maka pejabat kepala sekolah diserahkan kepada kepala sekolah pertama yaitu Bapak Drs. Soewarto